Bijak Menggunakan Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya dengan nilai ekonomi yang tidak bisa digantikan oleh alam di tingkat yang sama dengan nilai konsumsinya.

Kebanyakan bahan bakar fosil, seperti minyak, gas alam, dan batu bara dianggap sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui karena pembentukannya butuh waktu bertahun-tahun.

Jenis-jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

Photo credit: Google

Bahan bakar dibuat dari sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui dan masih jadi sumber utama untuk sumber tenaga di dunia, karena kandungan energinya yang tinggi. Biasanya sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui dibentuk dari material karbon organik, yang selama jutaan tahun, dipanaskan dan berubah bentuk menjadi minyak mentah dan gas alam.

Minyak mentah dan gas alam lalu digunakan untuk menghasilkan bentuk bahan bakar yang digunakan sehari-hari, termasuk bensin, solar, dan sebagainya.

Istilah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui juga merujuk pada mineral dan logam di bumi, seperti emas, perak, dan besi. Sumber ini memakan  biaya dalam proses penambangan, karena biasanya berada di dalam bumi, tapi jumlahnya lebih banyak dibanding bahan bakar fosil.

Air tanah juga dianggap sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, bila tidak bisa digantikan di tingkat yang sama dengan yang digunakan. Material nuklir seperti uranium masuk kategori sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui.

Baca juga  Lirik Lagu Daerah Sumatera Utara Yang Populer

Dampak global dari penggunaan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui

Photo credit: Google

Sudah banyak yang tahu kalau membakar bahan bakar fosil memiliki konsekuensi berbahaya bagi lingkungan yang menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim. Karenanya, banyak organisasi mengembangkan sumber energi alternatif yang tidak mengandalkan sumber ini.

Selain itu, ada risiko terkait dengan material nuklir, karena radioaktif alam membuatnya jadi racun, dan harus ditangani dengan baik. Perubahan iklim menjadi pembicaraan banyak masyarakat dunia dan negara yang terlibat telah membuat pernyataan untuk menurunkan emisi karbon dioksida dan polusi. Perjanjian internasional pertama tentang perubahan iklim adalah Protokol Kyoto di tahun 1997.

Selain dampak lingkungan dari pembakaran bahan bakar fosil, dampak ekonomi dari sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui juga bisa merusak. Karena banyaknya permintaan, sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui menjadi semakin langka, biaya yang dibutuhkan akan terus naik. Persediaan untuk bahan bakar bisa habis.

Perlahan, harga akan mencapai titik yang tidak bisa dijangkau konsumen, memaksa mereka menggunakan sumber energi alternatif. Tapi banyak sumber alternatif ini membutuhkan banyak waktu sebelum digunakan, yang berarti perkembangannya harus dimulai sedini mungkin.

Alternatif penggunaan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui adalah menggunakan sumber daya alam yang bisa diperbaharui, termasuk sumber yang tidak terbatas persediaannya atau yang bisa digunakan kembali.

Cara menghemat sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

Photo credit: Google

Bahan bakar fosil adalah sisa dekomposisi organik selama bertahun-tahun. Pembentukannya sekitar 350 tahun lalu selama periode carboniferous.

Pembakaran batu bara, petroleum, dan gas alam menciptakan panas dan listrik yang melepaskan karbon ke udara, kebanyakan dalam bentuk karbondioksida.

Menghemat bahan bakar fosil menurunkan jumlah karbon dioksida di udara. Berikut beberapa cara menghemat sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui:

Baca juga  Gamifikasi Dalam Email Marketing (Penerapan dan Studi Kasus)

Reduce (mengurangi)

Photo credit: Google

Hampir 200 negara menandatangani perjanjian di Paris di tahun 2015 yang mengikrarkan penurunan jumlah karbondioksida di udara. Strategi untuk melakukan ini termasuk menurunkan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Sebagai usaha untuk memenuhi tujuan perjanjian, banyak negara mengganti energi yang tidak bisa diperbaharui dalam infrastruktur dalam bentuk angin dan generator energi matahari, kendaraan listrik, dan inovasi lainnya.

Di tingkat individual, penghuni rumah bisa memanfaatkan energi yang bisa diperbaharui karena semakin banyak tersedia.

Mereka bisa memasang generator matahari di rumah dan memilih penyedia energi yang menggunakan metode bisa diperbaharui. Di masyarakat yang masih mengandalkan bahan bakar fosil, individu bisa menurunkan kebutuhan panas dan listrik dengan insulasi rumah, mematikan lampu, dan menggunakan peralatan yang energi efisien.

Reuse (menggunakan kembali)

Photo credit: Google

Butuh energi untuk membuat benda yang orang gunakan setiap hari, seperti  pakaian, peralatan pribadi, dan perangkat elektronik. Anda bisa mengurangi energi yang digunakan oleh sektor produksi dengan menggunakan kembali barang di rumah dan Anda bisa menghemat uang di proses ini. Berikut ini beberapa cara melakukannya:

–          Donasikan pakaian bekas dan beli pakaian bekas ketika memungkinkan.

–          Perbaiki perlengkapan listrik serta mobil, bukan menggantinya dengan yang baru.

–          Donasikan material bangunan yang tidak digunakan, bukan membuangnya.

Baca artikel lainnya tentang terjadinya Perang Teluk.

Daur ulang (recycle)

Photo credit: Google

Mendaur ulang berarti memproses barang  dan material yang tidak diinginkan menjadi produk baru, bukan dengan membuangnya. Ini menurunkan kebutuhan untuk material mentah dan energi yang dibutuhkan untuk memproduksinya.

Di skala global, banyak pabrik besar menggunakan material daur ulang. Individu juga bisa melakukannya dengan banyak cara, termasuk:

–          Mendaur ulang furniture rumah, dengan menggunakannya untuk tujuan berbeda atau memberi tampilan baru.

Baca juga  Pentingnya Membuat Pengumuman Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

–          Membuang  material yang bisa didaur ulang dengan tepat agar bisa digunakan untuk membuat produk baru. Material seperti ini termasuk benda yang terbuat dari plastik, kaca, keramik, logam, dan kertas.

–          Membeli produk yang dibuat dengan material daur ulang.

–          Makanan sisa diubah menjadi kompos dan menggunakannya untuk menumbuhkan tanaman. Semakin banyak tanaman yang tumbuh, semakin sedikit yang harus Anda beli. Produsen makanan tidak harus membuat banyak dan akhirnya menggunakan lebih sedikit energi.

Sebagai strategi menghemat, reduce, reuse, dan recycle berhasil untuk pabrik skala besar dan distributor global  serta individual. Meski begitu, strategi ini tidak menjamin persediaan yang tanpa batas untuk bahan bakar fosil.

Untuk jangka panjang, perubahan pada sumber energi yang bisa diperbaharui perlu untuk memastikan kenyamanan hidup tiap orang di planet ini.

Fakta tentang bahan bakar yang tidak bisa diperbaharui

Berikut ini beberapa fakta seputar bahan bakar yang tidak bisa diperbaharui:

Kualitas batu bara ditunjukkan oleh tingkat karbonisasi

Photo credit: Google

Batu bara, batu berwarna hitam yang dibakar menciptakan energi, dikategorikan berdasarkan seberapa banyak karbonisisasinya. Karbonisasi adalah proses yang dilewati organisme untuk menjadi batu bara.

Gas alam adalah bentuk metana

Photo credit: Google

Eksperimen masih dilakukan untuk menemukan bagaimana cara memperoleh metana dari produk buangan hewan seperti sapi.

Bahan bakar fosil menyebabkan kerusakan lingkungan paling besar

Photo credit: Google

Ekstraksi dan penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan mayoritas kerusakan lingkungan yang terjadi hari ini, mulai dari perubahan iklim dan pemanasan global, polusi udara serta air. Misalnya, di Amerika saja, diperkirakan pembakaran bahan bakar fosil menyebabkan 79 persen emisi gas rumah kaca di tahun 2010.

Tinggalkan komentar