Pengertian Pramuka serta Sejarahnya di Dunia dan Indonesia

Pengertian Pramuka yang merupakan singkatan dari Praja Muda Karana adalah organisasi yang menjadi wadah dari proses edukasi kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Nama lain dari Pramuka adalah kepanduan atau dalam Bahasa Inggris disebut Boy Scout.

Sejarah berdirinya gerakan kepanduan di dunia

Photo credit: Google

Gerakan kepanduan awalnya merupakan organisasi khusus untuk anak laki-laki dari usia 11 sampai 15 tahun. Tujuan dari organisasi ini adalah untuk mengembangkan perilaku dan skill positif dalam berbagai aktivitas outdoor.

Gerakan kepanduan dunia didirikan di Inggris pada tahun 1908 oleh Robert S.S. (later Lord) Baden-Powell. Ia juga menulis sebuah buku berjudul Scouting for Boys (1908).

Buku yang ditulis oleh Baden-Powell menjelaskan tentang banyak permainan dan kontes yang ia gunakan untuk melatih kepanduan, dan buku ini menjadi bacaan populer di kalangan anak-anak laki di Inggris.

Sebelum publikasi buku ini, Baden-Powell mengadakan perkemahan di Brownsea Island di selatan Inggris. Di sana ia mempraktikkan idenya dalam melatih anak laki-laki.

Ide yang dimiliki Baden-Powell adalah mengelompokkan anak laki-laki dengan usia 6 atau 7 tahun di kelompok kecil di bawah kepemimpinan satu orang. Latihan terdiri dari melacak, membaca peta, membuat simpul, pertolongan pertama, dan semua skill yang dibutuhkan di perkemahan dan mirip dengan aktivitas outdoor.

Untuk bisa masuk dalam kepanduan, anak-anak laki harus berjanji untuk setia pada negaranya, membantu orang lain, dan mentaati aturan kepanduan.

Kepanduan di berbagai negara

Photo credit: Google

Pola dasar dari kepanduan, tujuan, dan penekanannya juga berlanjut. Di tiap negara dimana ada kepanduan, ada sumpah atau janji kepanduan, dengan variasi yang disesuaikan oleh budaya. Dan ada penekanan pada kehidupan outdoor yang mendorong kepanduan untuk melakukan aktivitas kemah, renang, berlayar, memanjat, atau mengeksplorasi alam. Setelah menjalani pelatihan, anggota kepanduan akan menerima hadiah berupa badge, serta montivasi untuk melakukan perbuatan baik di kehidupan sehari-hari.

Baca juga  Apa Itu Email Marketing?

Di tiap negara, pencapaian tertinggi ditandai dengan penghargaan berupa badge spesial. Baden-Powell berkeinginan agar idenya bisa digunakan oleh organisasi pemuda di Inggris. Tapi gerakan ini dengan cepat menyebar ke negara lain.

Di tahun 1910 ada kepanduan di Swedia, Meksiko, Argentina, dna Amerika, serta Kanada, Australia, dan Afrika Selatan. Di awal abad 21, sudah ada organisasi kepanduan di hampir 170 negara.

Organisasi kepanduan dunia

Photo credit: Google

Organisasi gerakan kepanduan dunia didirikan di tahun 1920 dan berbasis di Jenewa. Dan memiliki kantor regional di Belgia, Mesir, Filipina, Kenya, Senegal, Afrika Selatan, Chili, dan Ukraina.

Kepanduan di bagi menjadi sub group dan mengadakan pertemuan secara teratur. Kegiatan kepanduan biasanya disponsori oleh sekolah dan kelompok komunitas lain, dan pembina ditunjuk menjadi kepala kepanduan.

Sejak tahun 1920, pertemuan kepanduan internasional atau jambore internasional diadakan setiap 4 tahun. Jambore merupakan perkumpulan ribuan kepanduan yang mewakili negara mereka untuk berkembang bersama.

Gerakan kepanduan awalnya ditujukan untuk anak laki-laki usia 11 hingga 15 tahun, tapi kemudian program ini dianggap juga bisa diikuti oleh anak yang lebih muda atau lebih tua.

Di tahun 1916 Baden-Powell mendirikan organisasi paralel untuk anak yang lebih muda bernama Cub Scouts. Program ini dikhususkan untuk anak yang lebih muda, mulai dari usia 6 tahun. Bahkan di Amerika program ini dibuka untuk usia anak hingga usia 20 tahun.  Di tahun 1980-an anak perempuan dibolehkan bergabung di kepanduan.

Gerakan Pramuka di Indonesia

Photo credit: Google

Gerakan Pramuka di Indonesia merupakan organisasi pendidikan non formal yang melakukan edukasi kepanduan di negara ini.

Gerakan Pramuka di Indonesia dibentuk di tahun 1961 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, dan di tahun 2011 Gerakan Pramuka Indonesia menjadi asosiasi kepanduan dunia terbesar dengan anggota sekitar 17 juta.

Baca juga  Pentingnya Membuat Pengumuman Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti jiwa muda yang mencintai bekerja. Gerakan Pramuka Indonesia adalah proses pendidikan di luar lingkungan formal.

Seperti pendidikan keluarga yang dibungkus dengan cara menarik, seru, sehat, teratur, fokus, dan praktis, begitu juga kegiatan Pramuka yang bisa dilakukan di alam sebagai aktivitas outdoor.

Tiap aktivitas dilakukan berdasarkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan.

Tujuan akhir dari aktivitas ini adalah terbentuknya karakter dan moral anak muda di Indonesia. Kita juga harus tahu kalau Pramuka di Indonesia dibangun sebagai sistem edukasi yang disesuaikan dengan minat dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Berdirinya gerakan Pramuka di Indonesia

Photo credit: Google

Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan secara publik pada 14 agustus 1961, hari ini lalu dijadikan sebagai hari Pramuka.

Gerakan Pramuka Indonesia juga punya visi dan misi yang menjadi dasar gerakan ini. Visi gerakan Pramuka adalah menyadari Pramuka relevan dengan kebutuhan anak muda untuk melakukan perubahan.

Sedangkan misi dari gerakan Pramuka adalah, mengarahkan dan membuat anak muda sebagai pelaku utama Pramuka yang inovatif bisa menciptakan perubahan bagi bangsa dan masyarakat Indonesia di abad 21.

Bendera dan logo Pramuka

Photo credit: Google

Bendera gerakan Pramuka menggunakan tunas kelapa sebagai logonya. Filosofi dari logo ini adalah karena kelapa merupakan tanaman asli Indonesia dan semua bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Tunas kelapa melambangkan kalau Pramuka harus membuat dirinya bermanfaat dalam semua aspek kehidupan. Tunas yang terbentuk juga melambangkan pertumbuhan semangat, kekuatan fisik, dan aspirasi terhadap kepanduan.

Tunas kelapa bisa bertahan hidup di segala musim. Jadi simbol ini melambangkan tiap anggota Pramuka adalah orang yang punya fisik dan kesehatan spiritual, rajin dan kuat, serta bertekad menghadapi segala tantangan dalam hidup.

Baca juga  Gunakan Tombol Call To Action Di Email Marketing Anda (Studi Kasus)

Tunas kelapa juga bisa tumbuh dimana saja, ini berarti usaha kuat Pramuka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Jadi tiap anggota Pramuka diharap bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya dimanapun ia berada.

Bendera Pramuka memiliki garis merah yang menjadi simbol dasar untuk menambahkan nama kelompok kepanduan Indonesia. Jadi ketika bendera diberikan ke unit tertentu, akan ada nama atau angka kelompok itu di bentuk vertikal berwarna merah.

Gerakan Pramuka Indonesia menjadi salah satu bentuk edukasi penting di Indonesia karena berkaitan dengan sejarah perjuangan Indonesia dan menunjukkan bagaimana anak muda di Indonesia ambil bagian dalam pembangunan Indonesia.

Ada baiknya kita tahu tentang gerakan Pramuka Indonesia, kita bisa mengambil nilai dari edukasi ini dimana anak muda jadi aset bagi negaranya Awalnya, mereka mungkin tidak memiliki karakter yang baik, tapi siapa saja bisa berubah dan gerakan Pramuka bisa jadi jawaban untuk mengubah seseorang. Anak muda dilatih dan dididik agar mereka bisa terlibat dalam memajukan Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik.

Tinggalkan komentar