Metode Piramida Terbalik Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Metode piramida terbalik

Metode piramida terbalik sudah lama dikenal dan digunakan dalam dunia jurnalistik untuk merancang suatu berita menjadi menarik dengan konsep meletakkan informasi penting dibagian awal naskah, isi atau tubuh berita. Inilah pengertian piramida terbalik.

Selain digunakan pada berita, umumnya juga digunakan dalam penelitian, blogging, copywriter hingga pembuatan skripsi dengan teknik 5W=1H yang merupakan singkatan dari “what, who, when, where, why, how,” yang dalam bahasa Indonesia menjadi “apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana.” Semua unsur inilah yang harus terkandung dalam sebuah artikel biasa atau berita biasa.

Tujuan Metode Piramida Terbalik Dalam Email Marketing

Unsur-unsur dalam piramida terbalik ini pun juga bisa diterapkan pada penulisan email marketing untuk membuat email semakin menarik.

Ada banyak hal yang bisa membuat email terlihat menarik yaitu gaya penulisan (copywriting), konten dan desain. Namun, banyak yang ragu dengan ketiga hal diatas. 

Oleh karena itu, dengan model sederhana yang disebut Metode Piramida Terbalik seperti pada gambar di bawah yang mirip piramida di mesir dengan posisi terbalik ini bisa membantu agar email Anda tetap fokus pada informasi yang ingin disampaikan.

Piramida terbalik 1

Email yang sangat terfokus tidak bergantung pada desain, gambar atau copywriting. Email ini mengandalkan karakter, waktu dan kejelasan. Hal itulah yang menciptakan keuntungan nyata bagi bisnis saat Anda mengirim email ke mereka.

Contoh Piramida Terbalik Dalam Email Marketing

Mari kita lihat beberapa contohnya.

Nike menerapkan metode piramida terbalik ini dengan baik di email Black Friday. Mereka menarik perhatian Anda, lalu menuntun mata Anda ke arah tombol sehingga tidak ada yang terlewatkan dari email ini.

Piramida terbalik 2
Piramida terbalik 3

Pada contoh di atas, bisa Anda lihat model email yang menggunakan metode ini bertujuan untuk membuat fokus pada apa yang ingin dicapai oleh si pengirim email.

Gunakan Metode Piramida Terbalik saat Anda menginginkan email Anda untuk memicu tindakan.

Tinggalkan komentar