Mengenal Metamorfosis Katak

Siklus hidup katak terdiri dari 3 tahapan, yakni telur, larva, dan katak dewasa. Katak tumbuh melewati tahapan proses ini yang disebut sebagai metamorfosis katak.

Katak tidak hanya hewan yang melakukan metamorfosis, kebanyakan amphibi lain juga mengalami perubahan luar biasa melalui siklus hidup mereka, seperti banyak spesies invertebrata. Selama metamorfosis, dua hormon yakni prolaktin dan thyroxine mengontrol perubahan dari telur ke larva dan katak dewasa.

Perkembang-biakan

Photo credit: Google

Musim perkembang-biakan katak biasanya terjadi selama musim semi di iklim sedang dan selama musim hujan di iklim tropis. Ketika katak jantan siap berkembang-biak, mereka menggunakan panggilan keras untuk menarik perhatian pasangan.

Panggilan ini dihasilkan dengan mengisi kantung suara dengan udara dan menggerakkan udara ke depan belakang untuk menciptakan suara seperti kicauan. Ketika kawin, katak jantan berada di punggung katak betina. Tujuannya untuk memastikan jantan di posisi optimal untuk memfertilisasi sel telur betina.

Tahap siklus hidup 1: telur

 

Photo credit: Google

Banyak spesies bertelur di lingkungan hangat diantara vegetasi dimana telur bisa berkembang relatif aman. Katak betina bertelur dalam jumlah banyak yang cenderung berkumpul. Ketika betina menyimpan telur, jantan melepas sperma ke massa telur dan membuahi telur.

Di banyak spesies katak, katak dewasa meninggalkan telur untuk berkembang tanpa perawatan. Tapi di beberapa spesies, induk tetap bersama telur untuk menjaga ketika berkembang.

Baca juga  Landasan Teori Evolusi Oleh Darwin

Ketika telur yang dibuahi matang, bagian kuning pada tiap telur terpisah menjadi sel dan mulai membentuk kecebong. Dalam satu hingga 3 minggu, telur siap untuk menetas, dan kecebong kecil memecahkan telurnya.

Tahap siklus hidup 2 : kecebong (larva)

Photo credit: Google

Larva katak juga disebut kecebong. Kecebong memiliki insang yang belum sempurna, mulut, dan ekor panjang. Selama satu atau dua minggu pertama kecebong menetas, mereka sangat sedikit bergerak.

Selama waktu ini, kecebong menyerap sisa kuning telur dari telurnya, yang memberi nutrisi yang dibutuhkan. Di tahap ini, kecebong memiliki insang, mulut, dan ekor. Setelah menyerap kuning telur, kecebong cukup kuat untuk berenang sendiri.

Kebanyakan kecebong memakan algae dan vegetasi lain sehingga mereka dianggap herbivora. Mereka menyaring material dari air atau menyobek material tanaman ketika berenang. Ketika kecebong terus tumbuh, mereka mulai mengembangkan tulang belakang. Tubuhnya memanjang dan jadi lebih kuat, berubah menjadi lebih besar. Lalu, ekor mengecil dan kulit terbentuk pada insang.

Tahap siklus hidup 3 : katak dewasa

Photo credit: Google

Sekitar usia 12 minggu, insang dan ekor kecebong telah sepenuhnya menyerap ke tubuh. Katak telah mencapai tahap siklus hidup dewasa dan sekarang siap untuk mengulangi siklus hidupnya.

Makanan katak

Photo credit: Google

 

 

Katak dan kecebong karnivora, yang berarti akan makan daging. Katak ukuran kecil dan medium mengonsumsi serangga seperti lalat, nyamuk, capung, dan ngengat. Katak yang lebih besar akan memakan serangga yang lebih besar seperti belalang dan cacing.

Beberapa katak besar bahkan makan ular kecil, tikus, bayi kura-kura,dan bahkan katak kecil lain. Kebanyakan katak akan kelaparan sebelum makan serangga atau hewan mati.

Predator katak

 

Photo credit: Google

Katak punya banyak predator. Predator hewan ini termasuk burung, ikan, dan reptil. Kebanyakan katak di hutan hujan tropis punya bantalan rambut yang lengket di jari dan kaki, serta kulit yang lengket di perut yang membuatnya bisa memanjat untuk melarikan diri dari predator. Banyak katak ini hidup di pohon tinggi untuk mencari keamanan.

Baca juga  Fungsi Percakapan Pribadi Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Katak lain sangat baik dalam kamuflase diri sehingga mereka menyatu dengan lingkungannya, membuat lebih sulit bagi musuh menemukan mereka. Katak bisa mengubah warna kulit bergantung lingkungannya.

Manusia telah menjadi bahaya utama untuk semua jenis amphibi, termasuk katak. Polusi air menyebabkan banyak kerusakan pada katak serta meracuni mereka, dan kehilangan habitat melalui pembangunan jalan dan perumahan. Di beberapa area, kaki katak dianggap enak yang berarti orang suka mengonsumsinya.

Apakah semua katak punya suara yang sama?

Photo credit: Google

Tidak. Tiap spesies katak berbeda memiliki suara khusus sendiri dan hanya katak jantan yang bisa mengeluarkan bunyi. Mereka punya kantung kecil di tenggorokan yang menggetarkan suara ketika perlahan mengeluarkannya.

Suara yang katak hasilkan tidak seperti yang Anda kira. Apakah Anda tahu ada katak yang berkicau? Yang lainnya bisa bersiul, menggongong, atau mendengkur.

Baca artikel lainnya tentang sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Lidah katak

Photo credit: Google

 

Lidah katak menempel pada bagian depan mulut, bukan pada bagian belakang seperti manusia. Ketika katak menangkap serangga, ia menjulurkan lidahnya dari mulut dan melingkarkannya di tubuh mangsanya. Lidah katak bisa menjepret dan melempar makanan ke tenggorokannya.

Karakteristik katak

 

Photo credit: Google

Katak punya indera penglihatan yang sangat baik. Mata berada di kedua sisi kepala bisa membuat katak melihat hampir seluruh arah.

Katak juga punya indera pendengaran yang mengagumkan. Anda bisa membedakan antara katak jantan dan betina dengan ukuran gendang telinga, yang bisa dilihat di belakang mata mereka. Bila gendang telinga lebih kecil dari mata, berarti katak betina. Pada katak jantan, gendang telinga di ukuran yang sama seperti mata.

Katak punya kaki belakang yang kuat dan kaki berselaput yang membantu mereka melompat di jarak jauh, serta untuk berenang. Katak bahkan menggunakan kaki untuk menggali di bawah tanah untuk hibernasi. Beberapa katak bisa melompat hingga 20 kali panjang tubuhnya di satu kali lompatan.

Baca juga  Penggunaan Metode 1-2-3 Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Bakan spesies katak berbeda bisa punya tampilan sendiri. Bisa punya banyak warna, pola, dan ukuran.

Fakta menarik tentang katak

Berikut ini beberapa fakta menarik seputar katak:

Kebanyakan spesies katak punya gendang telinga besar yang terlihat pada tiap sisi kepala yang disebut tympanum

Tympanum berada di belakang mata katak dan berfungsi mengantarkan gelombang suara ke telinga bagian dalam dan karenanya membuat telinga dalam terlindungi dari air dan kotoran.

Tiap spesie katak memiliki suara unik

Photo credit: Google

Katak menghasilkan vokalisasi atau bunyi, dengan mendorong udara melalui larynx. Vokalisasi ini biasanya berfungsi sebagai panggilan kawin. Jantan sering bersamaan memanggil dengan suara keras.

Banyak katak berisiko punah

Banyak spesies katak berisiko punah karena kerusakan habitat dan penyakit infeksi seperti chytridiomycosis.

Melompat digunakan sebagai sarana untuk menghindari predator, tidak untuk gerakan normal

Photo credit: Google

Banyak katak punya otot belakang besar yang memungkinkan untuk melompat ke udara. Lompatan ini jarang digunakan untuk gerakan normal tapi untuk memberi katak cara untuk melarikan diri dari pemangsa.

Beberapa spesies tidak memiliki otot belakang ini tapi punya kaki yang bisa lebih baik beradaptasi untuk memanjat, berenang, atau bahkan meluncur.

Tinggalkan komentar