Manfaat Bacaan Tahmid dan Waktu Utama Membacanya

Bacaan tahmid atau ucapan alhamdulillah adalah ungkapan rasa syukur untuk semua nikmat dan anugerah yang telah kita peroleh dari Allah SWT. Dalam salah satu ayat Al Qur’an dijelaskan:

Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. (Al Qoshos :70)

Bacaan tahmid merupakan bagian dari dzikir lisan yang sangat dianjurkan. Dalam sebuah hadits dijelaskan kalau lafal dzikir lisan terdiri dari:

  • Tahmid, yaitu mengucapkan alhamdulillah (segala puji kepunyaan Allah)
  • Tasbih, yaitu mengucapkan subhanallah (maha suci Allah)
  • Takbir yaitu mengucapkan Allahu Akbar (Allah maha besar)
  • Tahlil, yaitu mengucapkan la ilaha ill Allah (tiada Tuhan selain Allah)
  • Basmallah, (dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)
  • Istighfar, yaitu mengucapkan Astaghfirullah (aku memohon ampun kepada Allah)
  • Hawqalah, yaitu mengucapkan La hawla walaa quwata illa billa (tiada daya dan tiada kekuatan kecuali daya dan kekuatan dari Allah)
  • Lafal dzikir berupa ayat-ayat Al-Qur’an baik keseluruhan maupun sebagiannya, satu surat maupun berupa ayat tertentu.

Manfaat bacaan tahmid

Photo credit: Google

Kita sangat dianjurkan untuk membiasakan membaca bacaan tahmid karena ada banyak sekali manfaatnya. Berikut ini beberapa manfaat dari membaca bacaan tahmid:

Penghapus dosa

Photo credit: Google

Bacaan tahmid merupakan bagian dari bacaan dzikir yang apabila diucapkan, maka bacaan ketiganya menjadi ampunan atas dosa orang tersebut.

Baca juga  Penggunaan Metode 1-2-3 Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Dalam salah satu hadits dijelaskan:

Barangsiapa yang mengenakan pakaian baru lalu membaca; Alhamdulillahilladzi kasaanii haadzaa wa razaqaniihi min ghoiri haulin minnii wa laa quwwatin – segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi pakaian ini kepadaku dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan upaya dariku, maka Allah SWT mengampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Ibnus Sunni)

Memperoleh pahala

Photo credit: Google

Bacaan tahmid adalah bacaan pujian kepada Allah dan Allah akan memberikan pahala untuk orang yang mengucapkannya. Tidak sulit bukan untuk mendapat pahala dari Allah? Kita cukup mengucapkan bacaan tahmid dan Allah memberi ganjaran berupa pahala.

Dalam salah satu hadits:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيم

Dua kalimat yang ringan untuk diucapkan, namun berat dalam timbangan, dan dicintai oleh Allah ‘subhanallah wa bihamdih subhanallahil adhim’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bertambah rizqi

Photo credit: Google

Orang yang beriman dan selalu bersyukur atas segala nikmat dari Allah, maka Allah berjanji untuk menambah rizqinya. Salah satu ungkapan bersyukur adalah melalui bacaan tahmid.

Allah berfirman dalam Al Quran di Surat Ibrahim ayat 7 yang artinya:

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Selain dengan membaca bacaan tahmid, ungkapan syukur bisa juga melalui sedekah kepada orang-orang yang kurang mampu. Sesungguhnya dalam harta yang kita miliki ada hak orang lain yang harus kita keluarkan.

Tidur nyenyak

Photo credit: Google

Orang yang selalu bersyukur dengan mudah bisa menikmati tidurnya. Ia akan tidur lebih nyenyak karena jiwanya merasa tenang.

Baca juga  Mengenal Suku Suku di Indonesia

Menurut Rasulullah SAW, barangsiapa yang membaca wirid (termasuk bacaan tahmid) lalu orang itu tertidur pulas, kemudian ia bangun kembali, Allah menghitung waktu tidurnya sebagai waktu berzikir sehingga orang itu dianggap sebagai orang yang berzikir terus menerus.

Sebetulnya, bila sebelum tidur kita membaca zikir, tubuh kita akan tertidur tapi ruh kita akan terus berzikir. Sekiranya orang itu terbangun di tengah tidurnya, niscaya dari mulut orang itu akan keluar zikir asma Allah.

Menentramkan hati

Photo credit: Google

Orang yang sering berdzikir dengan bacaan tahmid akan merasakan ketenangan dalam hatinya. Dengan mengucapkan tahmid kita menerima semua yang Allah berikan dan ini menciptakan pikiran positif atas segala ketentuan Allah.

Allah berfirman yang artinya:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. ( QS. Ar-Ra’d ; 28).

Hati yang tenang kadang sulit didapat. Hati yang tenang bisa didapat dengan senantiasa bersyukur atas nikmat dan pemberian Allah.

Kapan waktu yang tepat untuk membaca dzikir?

Photo credit: Google

Seperti telah disebutkan di atas, bacaan tahmid merupakan bagian dari dzikir lisan dan pada dasarnya tidak ada batasan waktu tentang kapan dzikir ini diucapkan. Meski begitu, ada waktu-waktu tertentu yang memiliki keutamaan sehingga sangat dianjurkan untuk berdzikir di waktu-waktu tersebut.

Waktu-waktu yang sangat dianjurkan untuk berdzikir antara lain:

Setelah sholat wajib 5 waktu

Ini sesuai dengan salah satu ayat Al Quran yang artinya:

“Dan Bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari dan setiap selesai sholat.” (QS. Qof. 40)

Begitu juga dalam sebuah hadits:

’’Orang-orang pada zaman Rosulullah saw. membaca dzikir dengan suara keras setelah mengerjakan sholat wajib”. (HR. Bukhori Muslim)

Baca juga  Resep bumbu ikan bakar yang simpel dan anti gagal

Di waktu pagi dan sore hari

Photo credit: Google

Pagi hari berarti sebelum matahari terbit, yaitu setelah sholat subuh. Waktu sore berarti setelah sholat Ashar hingga sebelum waktu Maghrib datang.

Dalam salah satu ayat Al Qur’an yang artinya:

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu banyak- banyak, serta bertasbihlah (memuji-Nya) pada waktu petang dan pagi hari”. (QS. Ali Imron: 41)

“Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, serta dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk or¬ang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’rof: 205)

Setelah sholat Zuhur

Photo credit: Google

Ini didukung oleh ayat Al Qur’an yang artinya:

Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam. Dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam hari dan di ujung siang hari, supaya kamu merasa tenang. (QS. 20/ Thoha: 130)

Di malam hari

Photo credit: Google

Berdzikir di malam hari sangat dianjurkan, terutama pada sepertiga malam yang terakhir. Allah berfirman dalam Al Qur’an yang artinya:

“Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu waktu engkau bangun, dan bertasbihlah pada sebagian malam, serta pada waktu terbenam bintang-bintang (yakni waktu fajar).’’ (QS. Ath-Thur: 48-49)

Kesimpulan

Demikianlah manfaat dari bacaan tahmid sebagai bagian dari dzikir lisan serta waktu-waktu yang dianjurkan untuk melakukan dzikir. Semoga kita bisa senantiasa mengamalkannya untuk memperoleh manfaatnya yang sangat luar biasa.

Tinggalkan komentar