Mengenal Logo Koperasi dan Artinya

Tanggal 12 Juli dikenal sebagai hari koperasi. Koperasi di Indonesia punya sejarah yang panjang. Tak ada salahnya kita mengenal lebih dulu logo koperasi dan artinya.

Logo koperasi merupakan lambang identitas untuk mewakili lembaga koperasi. Di balik lambang koperasi ada makna dan arti yang mewakili visi dan misi lembaga koperasi.

Filosofi dari koperasi diwakili oleh elemen yang digunakan dalam logo koperasi. Bagian-bagian dari logo koperasi terdiri dari pohon beringin, padi, kapas, neraca, rantai, bintang satu, serta warna merah putih.

Berikut ini arti dari elemen-elemen tersebut:

Lambang pohon beringin pada logo koperasi

Photo credit: Google

beringin merupakan jenis pohon yang memiliki akar yang kuat. Pohon beringin digunakan pada lambang koperasi untuk menunjukkan kepribadian bangsa Indonesia yang mau bergabung dalam operasi.

Masyarakat yang bergabung di koperasi diyakini akan memiliki ekonomi yang kuat, tidak mudah jatuh oleh berbagai rintangan, dan siap bersaing di bidang ekonomi.

Lambang  kapas dan padi pada logo koperasi

Photo credit: Google

Kapas dan padi digunakan untuk melambangkan kemakmuran. Para anggota yang tergabung dalam koperasi diharapkan bisa menjadi lebih makmur dan sejahtera dibanding sebelumnya.

Lambang bintang satu dalam perisai di logo koperasi

Photo credit: Google

 

Bintang satu dalam perisai berarti Pancasila yang menjadi ideologi koperasi. Lambang ini juga mewakili sila-sila lainnya dalam Pancasila.

Lambang Rantai pada logo koperasi

Photo credit: Google

Rantai diibaratkan sebagai pengikat yang kuat. Lambang rantai berarti persahabatan yang erat. Masyarakat yang tergabung  di koperasi jadi saling terhubung dan membentuk ikatan kekeluargaan dan persahabatan yang kuat serta kokoh seperti rantai.

Baca juga  Apa Itu Hosting?

Lambang neraca pada logo koperasi

Photo credit: Google

Timbagan atau neraca merupakna alat yang digunakan untuk menakar dengan tepat. Jadi lambang neraca diartikan sebagai keadilan sosial bagi seluruh masyarakat yang menjadi anggota koperasi.

Lambang roda bergerigi pada logo koperasi

Roda bergerigi berarti kerja keras yang konsisten. Lambang gerigi mewakili masyarakat yang bergabung di koperasi adalah manusia yang pekerja keras.

Warna merah dan putih pada logo koperasi

Photo credit: Google

Merah putih merupakan warna yang melambangkan bendera Indonesia. Tiap orang yang tergabung di koperasi adalah orang yang cinta Indonesia dan punya nasionalisme yang tinggi.

Tulisan Koperasi Indonesia

Tulisan ini menjadi identitas koperasi Indonesia, serta menunjukkan jati diri sebagai lembaga besar di Indonesia.

Photo credit: Google

Tahukah Anda? Logo koperasi Indonesia pernah mengalami perubahan. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia Nomor: SKEP/03/DEKOPIN-E/I/2015 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia dan Sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 01/Per/M.KUKM/II/2015 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia.

Perubahan kembali logo koperasi ke logo awal sejalan dengan aspirasi yang menginginkan logo koperasi dikembalikan ke logo awal yang ditetapkan dalam kongres Koperasi Indonesia pertama di Tasikmalaya tahun 1947, sehingga Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia dicabut.

Sejarah koperasi di Indonesia

Photo credit: Google

Di Indonesia, ide koperasi pertama diperkenalkan oleh Patih di Jawa Tengah, R Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 mendirikan bank untuk pegawai negeri sipil. Semangat ini dilanjutkan oleh De Wolffvan Westerrode

Di tahun 1908, Budi Utomo didirikan oleh Dr. Sutomo dan memberi tempat untuk koperasi meningkatkan kehidupan masyarakat. Di tahun 1915, dibuat aturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging dan Regeling Inlandschhe Cooperatiev di tahun 1927.

Baca juga  Lirik Lagu Daerah Sumatera Utara Yang Populer

Di tahun 1927, serikat dagang Indonesia terbentuk, yang bertujuan melawan status ekonomi para pengusaha.  Lalu di tahun 1929, Indonesia mendirikan partai nasional yang ikut menyebarkan semangat koperasi.

Kepedulian pemerintah terbukti dengan terbentuknya institusi koperasi yang secara spesifik mempromosikan dan mengembangkan koperasi.

Di tahun 1942 Jepang menguasai Indonesia. Jepang juga mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi berjalan lancar. Tapi, fungsinya berubah drastis dan menjadi alat Jepang untuk memperoleh keuntungan dan membuat masyarakat Indonesia menderita.

Koperasi setelah Indonesia merdeka

Photo credit: Google

Setelah kemerdekaan Indonesia, pada 12 juli 1947, koperasi di Indonesia pertama kali mengadakan kongres koperasi di Tasikmalaya. Hari itu ditetapkan sebagai hari koperasi Indonesia.

kongres koperasi I

Kongres koperasi I menghasilkan beberapa keputusan penting, antara lain:

–          Mendirikan organisasi koperasi rakyat Indonesia (SOKRI)

–          Menjadikan koperasi bersama sebagai prinsip koperasi

–          Menetapkan 12 juli sebagai hari koperasi

Kongres koperasi II

Karena tekanan dari berbagai pihak, termasuk agresi Belanda, kongres koperasi I tidak bisa diimplementasikan dengan tepat. Tapi pada 12 juli 1953, kongres koperasi II diadakan di Bandung, dan menetapkan keputusan sebagai berikut:

–          Membentuk badan koperasi Indonesia (Dekopin) menggantikan SOKRI

–          Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah

–          Mengangkat Moh Hatta sebagai bapak koperasi Indonesia.

Kendala dalam perkembangan koperasi

Photo credit: Google

Hambatan pertumbuhan koperasi sebagian disebabkan oleh hal berikut:

  • Kesadaran publik tentang koperasi masih sangat rendah
  • Pengalaman masa lalu membuat masyarakat masih merasa curiga dengan koperasi

Untuk menerapkan program koperasi pemerintah menetapkan aturan yang mencakup:

–          Mendorong perkembangan organisasi terutama koperasi

–          Mengadakan pendidikan dan informasi tentang koperasi.

Prinsip koperasi

Photo credit: Google

Prinsip koperasi menjadi petunjuk dalam membangun koperasi agar efektif. Prinsip koperasi mencakup:

  • Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi
  • Kebebasan dan otonomi
  • Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela
  • Pengelolaan yang demokratis
  • Partisipasi anggota dalam ekonomi.
Baca juga  Strategi Kemenangan Kecil Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Di Indonesia ada UU no. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 tahun 1992 yaitu:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pendidikan perkoperasian
  • Kemandirian
  • Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kerjasama antar koperasi

Sedangkan Prinsip Koperasi berdasarkan UU No. 17 Th. 2012, adalah modal terdiri dari simpanan pokok dan surat modal koperasi(SMK)

Koperasi menurut fungsinya

Photo credit: Google

Adapun jenis koperasi menurut fungsinya dibagi menjadi kategori berikut:

  • Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi, merupakan  koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota. Anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
  • Koperasi penjualan/pemasaran, merupakan koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggota koperasi agar sampai ke tangan konsumen. Anggota koperasi berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
  • Koperasi produksi, merupakan koperasi yang menghasilkan barang dan jasa. Anggota koperasi bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
  • Koperasi jasa merupakan koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya simpan pinjam, asuransi, dan sebagainya. Anggota koperasi berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.

Koperasi yang  menyelenggarakan satu fungsi saja disebut koperasi tunggal usaha (single purpose cooperative), sedangkan koperasi serba usaha (multi purpose cooperative)adalah koperasi yang menyelenggarakan lebih dari satu fungsi.

Tinggalkan komentar