Mengenal Lebih Dekat Lari Estafet

Lari estafet merupakan salah satu perlombaan dalam atletik. Lari dilakukan secara  bergantian. Peserta mengambil tongkat dari garis start hingga garis finish. Biasanya di perlombaan lari estafet ada 4 pelari. Mereka berlari membawa tongkat dan menyerahkannya ke pelari berikutnya.

Jenis start yang digunakan pada lari estafet untuk pelari pertama adalah start jongkok. Pada pelari kedua, ketiga, dan keempat menggunakan start melayang. Jarak lari pada lari estafet adalah 4 x 100 meter atau 4 x 400 meter.

Sejarah lari estafet

lari estefet
Photo credit: Google

Lari estafet berawal dari suku Aztec, Inca, dan Maya. Awalnya lari estafet bertujuan untuk menyampaikan berita. Di Yunani, obor diestafetkan untuk memanjatkan doa kepada nenek moyang.

Aturan pada lari estafet

Tiap pelari punya peran penting pada lari estafet. Paa jarak 4 x 100 meter, pelari tidak boleh menjatuhkan tongkat. Jadi mereka harus benar-benar berlatih mengoper tongkat. Karena bila jatuh, peserta akan segera didiskualifikasi.

Berbeda dengan lari estafet di jarak 4 x 400 meter. Karena lebih jauh jaraknya, peraturannya lebih ringan. Peserta boleh mengambil kembali tongkat bila terjatuh. Tapi risiko ini lebih sedikit.

Sebuah team bisa didiskualifikasi karena:

  • Menjatuhkan tongkat
  • Menyerahkan tongkat bukan di zona pergantian
  • Start yang salah
  • Menghalangi pelari lain mengoper tongkat
  • Mengganggu pelari lain.

Tongkat pada lari estafet

Photo credit: Google

Tongkat adalah benda yang diberikan dari satu peserta ke peserta lain dalam satu team lari. Karenanya tongkat ini bukan tongkat biasa. Ukurannya dibuat berdasarkan panjang dan kesesuaian dengan cengkeraman pelari secara umum.

Baca juga  Ukuran Postcard Beserta Sejarahnya

Ukuran tongkat yang digunakan pada lari estafet adalah:

  • Panjang 29 – 30 cm
  • Diameter tongkat 3,81 cm (dewasa) atau 2,54 cm (anak)
  • Berat tongkat 50 gram

Memegang tongkat harus dilakukan dengan benar. Pelari bisa memegang tongkat di tangan kanan maupun kiri. Setengah dari tongkat dipegang pemberi, dan ujung satunya dipegang oleh penerima tongkat. Pada pelari pertama, tongkat harus dipegang di belakang garis start dan tidak menyentuh garis start.

Baca artikel lainnya tentang fakta menarik seputar Hello Kitty.

Teknik menyerahkan tongkat pada lari estafet

Dikenal ada dua cara menyerahkan tongkat, yaitu:

  • Teknik menerima tongkat dengan melihat. Pelari yang menerima tongkat berlari sambil menolehkan kepala melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelumnya.
  • Teknik menerima tongkat tanpa melihat. Dimana pelari yang menerima tongkat berlari tanpa melihat tongkat yang diberikan pelari sebelumnya.

Pada praktiknya, antara penerima dan pemberi tongkat perlu latihan lama untuk memperoleh teknik yang  tepat.

Lari jarak 4 x 100 meter

Photo credit: Google

Lari estafet jarak 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter untuk pria dan wanita adalah dua lari estafet jarak pendek yang dilakukan sebagai bagian dari olimpiade.

Cabang untuk pria telah jadi bagian olimpiade sejak 1912 dan cabang untuk wanita ditambahkan di tahun 1928. Lari estafet pria didominasi oleh Amerika Serikat hingga tahun 2000. Amerika Serikat memenangkan 15 medali emas dari 23 kali perlombaan.

Kemenangan diambil alih oleh Jamaika yang telah memenangkan medali emas di olimpiade 2008 dan 2012. Jamaika juga memegang rekor olimpiade di 40,82 detik.

Pelari estafet wanita Amerika Serikat juga mendominasi di cabang ini dan telah memenangkan medali emas 10 dari 20 kali diadakan. Rekor olimpiade 40,82 detik, dicetak oleh Amerika Serikat di London tahun 2012.

Baca juga  Tunjukkan Kepedulian Kepada Pelanggan Email Anda (Studi Kasus)

Lari jarak 4 x 400 meter

Cabang lari estafet 4 x 400 meter pria telah jadi bagian dari olimpiade sejak tahun 1912 dan di cabang wanita dimulai di tahun 1972.

Amerika Serikat konsisten mendominasi cabang olahraga ini dengan memenangkan medali emas di 16 dari 23 olimpiade dan memegang rekor 2 : 55.39 pada olimpiade Beijing 2008.

Teknik lari 4 x 400 meter

Photo credit: Google

Tongkat penerima harus selalu menghadap depan. Tergantung bagaimana pemberi meletakkan tongkat ke tangan penerima, penerima tongkat menoleh ke belakang ke pemberi hanya di kondisi darurat.

Bila pemberi merasa tidak bisa mengoper tongkat ke penerima di dalam zona pertukaran, ia meneriakkan kata kode dan kemudian penerima berlari melambat, menoleh, dan menerima tongkat. Pertukaran yang lama akan sangat mempengaruhi kemenangan lomba.

Bila tongkat jatuh, penerima masih bisa mengambilnya selama tongkat tidak keluar dari zona pertukaran. Pelari harus berlatih mengambil tongkat dan berlari. Petugas akan memberitahu bila pelari telah didiskualifikasi.

Baik penerima maupun pemberi harus lari secepat mungkin. Pemberi tongkat mungkin merasa perlu berlari melambat ketika memasuki zona pertukaran, tapi jangan melambat. Pemberi harus terus berlari kencang selama setidakya 10 meter setelah meyerahkan tongkat. Begitu juga, penerima tongkat harus terus berlari kencang.

Apa yang terjadi bila pemberi tongkat melewati penerima? Karena tiap pelari berada di setengah lintasan berbeda, pemberi tidak akan menabrak penerima. Bila perlu, jika pemberi melewati penerima, ia harus menyerahkan tongkat dengan menggunakan kode darurat.

Strategi lomba lari estafet 4 x 100 meter

Tiap pelari harus menggunakan zona pertukaran dengan cara yang sama. Tujuannya adalah mengoper tongkat secepat mungkin.

Tiap pelari menggunakan setengah bagian lintasan selama pertukaran. Misalnya, pelari yang membawa tongkat di tangan kanan akan menggunakan setengah bagian lintasan kiri, sedang penerima yang menerima tongkat dengan tangan kanan, akan menggunakan sisi lintasan sebelah kanan.

Baca juga  Strategi Kemenangan Kecil Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Dengan begitu garis lengan lebih mudah untuk pertukaran tongkat. Selain itu, dengan tetap berada di bagian lintasan berbeda, pemberi tidak akan menginjak kaki penerima.

Tips berlari estafet untuk pemula

Photo credit: Google

Berikut ini beberapa tips agar lari estafet bisa lebih seru untuk Anda:

Pilih team yang tepat

Orang melakukan lari estafet untuk berbagai tujuan. Beberapa ingin berkompetisi dan jadi yang terbaik. Sebagian lagi ingin menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga sambil melakukan aktivitas olahraga.

Ada juga yang ingin melakukan lari yang belum pernah dilakukan sebelumya. Yang penting adalah seluruh team punya alasan yang sama. Bila 2 orang ingin berlomba dan lainnya hanya ingin seru-seruan maka akan terjadi friksi. Pastikan dulu tujuan Anda dan cari team yang punya tujuan yang sama.

Buat perencanaan bersama team Anda

lari estafet
Photo credit: Google

Salah satu elemen paling penting untuk lari estafet yang sukses adalah perencanaan yang matang. Jangan lupakan logistik yang Anda butuhkan. Tentukan siapa yang akan berlari lebih dulu agar Anda bisa tentukan rute Anda dan berlatih di medan yang serupa.

Bila Anda berlatih dengan benar, lari estafet akan jadi tantangan seru dimana Anda bisa bertemu teman baru dan menguji batasan fisik Anda. Tapi, semua bisa jadi berantakan bila Anda tidak bersiap dengan baik. Baik berlari untuk jadi pemenang atau hanya untuk bersenang-senang, luangkan waktu untuk membuat tubuh siap menerima tantangan lari estafet.

Tinggalkan komentar