Jasa Service AC Mobil dan Estimasi Biayanya

Seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan, bengkel serta jasa service AC mobil pun semakin banyak. AC memang merupakan bagian mobil yang cukup penting, jadi siapapun pasti akan kerepotan ketika pendingin udara ini mengalami kerusakan.

Meskipun AC tidak rusak dan masih berfungsi normal, tidak ada salahnya untuk tetap melakukan perawatan di bengkel atau jasa servis panggilan. Hal ini bertujuan agar AC tetap awet dan bisa bekerja dengan baik.

Kapan Perawatan AC Mobil Harus Dilakukan?

Perawatan AC Mobil

Waktu yang tepat untuk servis pemeliharaan AC sangat bergantung pada beberapa faktor, termasuk tempat tinggal Anda dan seberapa jauh jarak yang sudah ditempuh mobil tersebut.

Bila tinggal di kota besar yang rawan macet dan panas, Anda pasti lebih sering menyalakan AC sekalipun mobil dalam keadaan berhenti. Kalau kondisinya seperti ini, maka idealnya perawatan AC dilakukan ketika mobil sudah menempuh jarak sekitar 10.000 km.

Beda halnya bila tinggal di tempat-tempat berhawa sejuk dan jarang macet, AC mobil mungkin tidak akan terlalu sering digunakan. Jadi pemeliharaan AC boleh dilakukan apabila jarak tempuh mobil sudah mencapai 20.000 km.

Biaya Jasa Service AC Mobil Berdasarkan Kerusakan

Biaya Service AC Mobil

Biaya yang harus dikeluarkan untuk servis AC berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp2 juta. Besar kecilnya biaya sangat bergantung pada tipe mobil, lokasi bengkel yang Anda tuju, serta ada atau tidaknya komponen yang perlu diganti karena rusak.

Untuk tipe kendaraan, biaya servis mobil produksi Jepang biasanya masih cukup murah dan ada di kisaran harga Rp300 ribu. Tapi bila yang dimiliki adalah mobil buatan Eropa, maka Anda harus siap-siap mengeluarkan biaya yang lebih banyak.

Perbedaan biaya ini disebabkan oleh sistem AC yang berbeda untuk tiap jenis mobil. Kendaraan dari Eropa biasanya memiliki sistem pendingin yang lebih rumit ketimbang mobil Jepang, karena itu perawatannya juga akan lebih sulit.

Jasa Servis AC yang dilakukan dan perkiraan biaya:

1. Servis kondensor

Perawatan kondensor tergolong mudah dilakukan, karena itu biaya servisnya pun relatif murah, yaitu sekitar Rp200 ribu. Untuk membersihkannya, kondensor biasanya cukup disemprot dengan air atau dikuras menggunakan freon R11 dan nitrogen.

2. Ganti oli

Oli berfungsi untuk melumasi komponen piston sehingga tidak mudah terkikis. Bila oli sudah jelek, maka piston tidak bisa bekerja dengan baik. Hal ini mengakibatkan piston jadi lebih cepat panas dan kompresor pun akan mengalami masalah.

Oli yang jelek berarti sudah terkontaminasi kotoran, jadi harus segera dibersihkan atau diganti. Servis jenis ini biasanya menggunakan cara flushing dengan mesin lax. Biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp700 ribu.

3. Ganti magnetic clutch

Para pemilik mobil biasanya mengeluh AC-nya tidak stabil, kadang terasa dingin atau justru panas. Hal ini biasanya disebabkan oleh magnetic clutch yang bermasalah, dan sayangnya komponen yang satu ini tidak bisa diperbaiki.

Jadi bila ada kerusakan pada magnetic clutch, maka komponen ini wajib diganti. Biaya yang harus dikeluarkan untuk servis ini dimulai dari Rp400 ribuan.

4. Ganti suku cadang

Saat AC bermasalah, kadang ada beberapa suku cadang yang harus diganti, misalnya seal, shaft seal, atau thrust bearing. Untuk penggantiannya, dibutuhkan biaya sekitar Rp500 ribu.

Kami rekomendasikan menggunakan suku cadang dengan merek yang memang sudah teruji kehandalannya di bidang pendingin kendaraan yaitu misalnya, Denso atau Sanden.

5. Isi ulang freon

Biaya isi ulang freon sangat bervariasi, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp400 ribu. Tapi yang harus dipahami adalah freon hanya bisa habis ketika terjadi kebocoran pada pipa. Jadi sebelum melakukan isi ulang, lakukan perbaikan untuk mengatasi kebocoran tersebut.

Itulah estimasi biaya yang biasa dipatok oleh jasa service AC mobil. Sebaiknya jangan tunggu sampai AC bermasalah dan lakukan pemeliharaan secara berkala, karena bila sudah terlanjur rusak, biaya yang harus dikeluarkan juga akan semakin besar.

Tinggalkan komentar