Doa Nabi Sulaiman dan Kisahnya

Nabi Sulaiman adalah putra paling dari Nabi Daud. Ia lahir di Jerusalem. Nabi Sulaiman punya kemampuan yang istimewa. Ia bisa memahami bahasa hewan dan juga bisa berbicara pada mereka.

Allah memberi Nabi Sulaiman kemampuan untuk memimpin kerajan. Ia punya pasukan jin, manusia, burung, hewan buas dan pengetahuan luas tentang banyak hal.

Nabi Sulaiman sebagai seorang raja

Photo credit: Google

Nabi Sulaiman tidak hanya dikenal sebagai salah satu nabi Allah, ia juga merupakan seorang raja. Sejak usia dini Nabi Sulaiman telah menunjukkan kepribadian yang bijaksana.

Pada masa pemerintahannya, Nabi Sulaiman menaklukan wilayah mulai dari Palestina hingga Yaman. Setelah kematiannya, kerajaannya terbagi menjadi dua.

Nabi Sulaiman sangat dicintai dan dihormati sebagai raja yang bijak dan adil. Kerajaannya makmur dan ia punya banyak kekayaan.

Meski begitu, Nabi Sulaiman juga pernah melakukan kesalahan yang membuatnya jauh dari Allah, seperti halnya ketika kita sudah sukses dalam hidup dan membuat kita jauh dari Allah, karena tidak lagi merasa membutuhkan-Nya karena sudah merasa hebat. Tapi ketika kita mulai terpuruk, kita kembali ke Allah lagi, bukan?

Nabi Sulaiman paling sukses sebagai raja dan sebagai manusia ketika ia mendekatkan diri kepada Allah. Ia hampir kehilangan kerajaannya tapi ketika ia mulai kembali kepada Allah dan ketika ia menyadari kalau ketaatan kepada Allah yang paling penting dalam hidup sehingga kerajaannya diselamatkan dari kehancuran.

Nabi Sulaiman dan kuda-kudanya

Ketika berada di masa kejayaannya, Nabi Sulaiman pernah lalai. Ini dikisahkan dalam surat Shaad ayat 31-32:

Baca juga  Fungsi Percakapan Pribadi Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Ingatlah ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore.

Maka ia berkata: “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan.”

Ketika Nabi Sulaiman tertarik pada kuda-kudanya dan lupa dengan rakyatnya serta lalai dengan Tuhannya, ia kehilangan sebagian dari kerajaannya dan harus melawan pemberontak dari salah satu gubernurnya.

Di masa ini, Nabi Sulaiman banyak mengalami kekalahan dalam peperangan dan bahkan ibukota kerajaannnya di kuasai oleh musuh.

Photo credit: Google

Ada satu ayat di dalam Al Quran yang menjelaskan efek dari episode ini dalam kehidupan nabi Sulaiman. Dalam surat Shaad ayat 34:

Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman. Dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit). Kemudian ia bertobat.

Tanpa kekuasaan Allah sulit bagi raja Sulaiman untuk pulih. Ini jadi titik balik dari kehidupan Nabi Sulaiman dan ia kembali mendekatkan diri kepada Allah yang pernah ia lalaikan.

Kembalinya Nabi Sulaiman kepada Allah membuatnya kembali merebut wilayah kekuasaan yang hilang setelah ia berserah diri hanya kepada Allah. Di masa ini juga Nabi Sulaiman membangun sebuah masjid yang agung.

Dari kisah Nabi Sulaiman, kita tahu kelalaian beliau ketika ia sangat mencintai kuda-kudanya. Ini membuatnya lupa kepada allah. Al quran mengisahkannya dalam surat Shaad ayat  32-33. Begitu juga kita di dunia ini, seluruh karir yang kita bangun bisa hancur karena kecintaan pada judi atau alkohol.

Doa Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan

Photo credit: Google

Salah satu doa nabi yang banyak dicari adalah doa Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan. Tentu banyak orang ingin tahu doa Nabi Sulaiman ini.

Baca juga  Percobaan Ingenhousz Tentang Fotosintesis

Seperti kita tahu, Nabi Sulaiman menginginkan kerajaan yang  belum pernah dimiliki oleh orang lain. Lalu Allah menjawab doa Nabi Sulaiman. Berikut ini salah satu doa Nabi Sulaiman yang tercantum di surat Shaad ayat 35:

Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.

Doa Nabi Sulaiman untuk menundukkan hewan dan jin

Photo credit: Google

Nabi Sulaiman diberi kemampuan oleh Allah untuk bisa berbicara dengan bahasa binatang dan jin. Nabi Sulaiman dengan doa ini ia bisa menundukkan hewan yang menyerang serta jin jahat yang masuk ke tubuh manusia.

Doa Nabi Sulaiman ini tercantum di Al Quran Surat An-Naml ayat 30 dan 31:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu berlaku sombong kepadaku. Datanglah pada ku sebagai orang-orang yang berserah diri”.

Doa Nabi Sulaiman dalam bersyukur

Photo credit: Google

Salah satu doa syukur adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman. Sebagai manusia, sudah seharusnya memanjatkan rasa syukur, karena syukur jadi kunci kedekatan kepada Allah.

Dengan bersyukur kita menunjukkan kalau Allah telah memberi banyak sekali nikmat yang tidak bisa kita hitung. Doa Nabi Sulaiman ini ada dalam Surat An Naml ayat 19:

Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.

Nabi Sulaiman dan Penaklukan Saba

Photo credit: Google

Aspek penting dari kerajaan Sulaiman adalah tentara yang dimiliki mulai dari jin, hewan, dan manusia.  Suatu hari, raja Sulaiman mengetahui burung hud hud tidak berada di tempat, kemudian burng ini tiba dan mengatakan kalau ia baru saja dari  satu wilayah bernama Saba.

Baca juga  Mengingatkan Pembaca Dalam Email Marketing (Studi Kasus)

Orang-orang di sana menyembah matahari dan seorang wanita yang memerintah kerajaan tersebut.

Nabi sulaiman menulis surat ke ratu Saba dan memintanya berhenti menyembah matahari. Ratu kemudian meminta saran dari para mentri. Kemudian ratu datang ke Sulaiman dan menyatakan keislamannya.

Nabi Sulaiman dan kumpulan semut

Photo credit: Google

Satu hari Nabi Sulaiman berjalan melewati lembah bersama tentara pasukannya. Ketika melihat tentara dalam julah besar, seekor semut berteriak dan memerintahkan ke semut lain tentang kedatangan mereka.

Semut memberitahu teman-temannya untuk menghindar dan masuk ke dalam rumah, agar tidak terinjak oleh para tentara. Nabi Sulaiman mendengar ini dan tersenyum. Ia bersyukur karena Allah telah memberinya kemampuan untuk memahami bahasa binatang.

Nabi Sulaiman kemudian berdoa:

Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku, dan untuk mengerjakan amal shlaih yang Engkau ridloi; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih”.

Di doa ini ia meminta Allah memberi ilham untuk memungkinkannya dan orangtuanya bersyukur atas nikmat-Nya dan membuatnya melakukan perbuatan baik yang Allah ridhoi.

Tinggalkan komentar